Profil Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wakil Gubernur Bali

Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. atau biasa disebut Cok Ace (lahir di Gianyar, Bali, 23 Januari 1957; umur 64 tahun) adalah Wakil Gubernur Bali yang menjabat sejak 5 September 2018.

Seperti yang dikutip dari situs berita terpercaya, Cok Ace pernah menjabat sebagai Bupati Kabupatan Gianyar periode 2008-2013. Sekarang ia menjadi wakil gubernur Bali periode 2018-2023. Beliau resmi mendampingi I Wayan Koster di Pilgub Bali 2018. Keduanya diusung oleh PDIP.

Latar Belakang

Pada tahun 1910, Tjokorda Gde Agung Sukawati lahir menjadi putra bungsu menurut Raja Ubud, Tjokorda Gede Agung Sukawati (diklaim pula Tjokorda Gede Putra Sukawati), yg sebagai pakar waris Kerajaan Ubud sekaligus ayah menurut Cok Ace. Tjokorda Gde Agung Sukawati mempunyai istri antara lain, Anak Agung Rai Mengwi, istri pertama, dimana menurut pernikahan ini dia nir mempunyai keturunan, sebagai akibatnya menikah buat ke 2 kalinya menggunakan A.A. Niyang Agung & mempunyai seseorang putri yakni Tjokorda Istri Atun Sukawati alias Cok Atun.

Cok Atun menikah ke Puri Singapadu, Singapadu, Sukawati, Gianyar. Baru dalam pernikahannya yg ketiga dalam tahun 1940, beserta Anak Agung Rai Bumbungan, diklaim pula A.A. Niyang Rai Bungbungan, berdari Puri Bungbungan, Bungbungan, Banjarangkan, Klungkung, Tjokorda Gde Agung Sukawati dikaruniai 3 anak laki-laki, yakni Cok Ace, Tjokorda Gde Putra Sukawati alias Cok Putra yg sekarang sebagai panglingsir Puri Agung Ubud & Tjokorda Gde Raka Sukawati alias Cok De. A.A. Niyang Rai Bungbungan, bunda Cok Ace, tewas tahun 2011.

Tjok Ace, Wagub Bali
Gambar: Bali Puspa News

Kedewasaan, kematangan & tingginya rasa mawas seseorang Tjok Ace menjadi pemimpin yg sebagai panutan rakyatnya rupanya sudah usang menarik perhatian & sorotan poly kalangan. Maka tidak mengherankan apabila pada alam reformasi, pada tengah membahananya gelora demokrasi yg haus akan sosok pemimpin jujur, pandai menggunakan multi bakat yg serba bisa, masyarakat lalu berkehendak mencalonkan Tjok Ace menjadi pemimpinnya. Ditambah menggunakan dukungan sedikitnya 12 Partai Politik, antara laian; Demokrat, PAN, PKB, GOLKAR, PNI PKPB, PNBK, Patrion Pancasila, PDK, Pelopor & PKPI, mengusung Tjok Ace menjadi Cendikiawan Bali yg pula menguasai semua lini bidang keahlian, baik seni, pariwisata, arsitektur & interaksi internasional, buat terjun pada kancah pemilihan Bupati Gianyar periode 2008-2013 & lalu berhasil unggul pada perolehan bunyi yg eksklusif menempatkannya menduduki kursi Bupati Gianyar, pasca memenangkan PILKADA eksklusif pertama pada Gianyar 14 Januari 2008.

Dalam kepemimpinan Dr. Ir. Tjok Oka A.A. Sukawati, MSi (Tjok Ace) Kabupaten Gianyar mengalami pembenahan & peningkatan pembangunan yg pesat. Kabupaten Gianyar menggunakan 7 kecamatannya dikembangkan sebagai lima zona antara lain : Gianyar Utara/Zona Utara (melipuiti sebagian Payangan, Sebagian Tegalalang & Sebagian Tampak Siring), Gianyar Barat /Zona Barat (mencakup Ubud, Sebagian Tegalalang, Sebagian Payangan), Gianyar Tengah/Zona Tengah (mencakup Sebagian Blahbatuh & Tampak Siring), Gianyar Timur/Zona Timur (mencakup Gianyar, Sebagian Blahbatuh) & Gianyar Selatan/Zona Selatan (mencakup Sukawati & sebagian Blahbatuh).

Kelima  Zona tersebut masing-masing potensinya digali dan ditingkatkan untuk saling mendukung dan memenuhi antara zona satu dan zona lainnya. Sehingga dikemudian hari tidak akan dijumpai lagi daeah miskin dan daerah tertinggal diantara daerah lainnya di Kabupaten Gianyar.

Setelah berkiprah menjadi Bupati Kabupaten Ginyanyar, Cok Ace kemudian terpilih menjadi Wakil Gubernur Bali terhitung sejak September 2018.

Pendidikan

  1. SD 3 Ubud
  2. SMP Kertha Yoga Ubud
  3. Teaching English Laboratory Sydney, Australia.
  4. SMA Katolik Swastiastu Denpasar
  5. Sarjana S1 Fakultas Teknik jurusan Arsitektur di Universitas Udayana.
  6. Pascasarjana S2 Fakultas Sastra jurusan Kajian budaya di Universitas Udayana.
  7. Program Doktor S3, Karya Siswa, Fakultas Sastra jurusan Kajian budaya di Universitas Udayana.

Organisasi

Beberapa organisasi yang pernah dipimpin atau terlibat didalamnya:

  • Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali selama dua periode.
  • Pada April 2017, menjabat sebagai Konsul Kehormatan Malaysia untuk Bali.
  • Ketua Forum Pengembangan Kawasan Strategis Ubud.
  • Ketua Bali Heritage Trust (Lembaga Pelestarian Bali)
  • Wakil Ketua Bali Tourism Board (BTB)
  • Ketua Bidang Pengembangan Usaha Ikatan Alumni UNUD Bali
  • Bendahara Ikatan Alumni Arsitektur Universitas Udayana.
  • Ketua Yayasan Dharma Husada (bidang Kesehatan)
  • Ketua Saba Walaka Pedarman Bali.
  • Ketua Persatuan Seni Pencak Silat Bakti Negara Bali.
  • Ketua Yayasan Bali India (bidang Kebudayaan).
  • Ketua Yayasan Ratna Warta (bidang Kesenian).
  • Penasehat Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) Bali
  • Ketua Forum Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia.

Seniman

Kemampuan Cok Ace di bidang seni, salah satunya, adalah dengan menjadi Calon Arang atau penari yang membawakan lakon topeng Sidakarya.

Hafif Rahman

SEO Specialist yang juga menyenangi dunia content marketing khususnya content writter dengan tujuan membagikan informasi melalui artikel-artikel terupdate

View all posts by Hafif Rahman →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *