Kasus Ekstrem Pemilik Sindrom Munchausen di Berbagai Negara

By | October 25, 2018

Banyak orang yang rela kehilangan biaya premi yang dibayarkannya setiap bulan untuk asuransi kesehatan daripada harus mengajukan Allianz Klaim karena sakit. Meskipun penyakit yang diderita tidaklah parah dan bisa sembuh dengan mudah. Namun, hal ini tidak berlaku pada pemilik sindrom Munchausen.

Sindrom Muchausen 3Sindrom Munchausen adalah kondisi di mana seseorang berpura-pura sakit demi mendapatkan perhatian. Ada berbagai penyebab mengapa seseorang mengalami sindrom munchausen, tetapi masih belum ada yang bisa menjelaskan penyebab pastinya. Seseorang dengan sindrom ini, terkadang melibatkan orang lain dalam sandiwara mereka. Misalnya mengatakan bahwa anggota keluarganya menderita sakit parah pada orang di sekitarnya untuk mendapatkan perhatian, seperti yang dilakukan beberapa orang berikut ini: (list25.com)

  • Lisa Hayden-Johnson, seorang ibu yang tinggal di Inggris. Dia memiliki seoang putra yang lahir prematur pada tahun 2001. Pada awalnya, putranya tersebut membutuhkan bantuan tube untuk dapat makan dan juga membutuhkan perawatan kesehatan yang khusus. Setelah perawatan tersebut, kondisinya semakin membaik. Namun, sang ibu yang masih membutuhkan perhatian mengatakan pada semua orang bahwa putranya masih membutuhkan feeding tube dan mengalami alergi makanan. Dia juga mengatakan bahwa putranya harus menggunakan kursi roda dan menderita cystic fibrosis (penyaki genetik yang disebabkan infeksi paru-paru dan membatasi kemampuannya untuk bernapas sepanjang waktu) dan cerebral palsy sehingga membutuhkan beberapa operasi. Dia bahkan tampil di TV dan mendapatkan berbagai donasi seperti rumah baru, liburan, dan uang tunai. Kebohongannya terungkap 6 tahun kemudian dan sang ibupun harus mendekam di penjara selama 3 tahun 3 bulan.
  • Pada bulan Maret 2015, seorang aktivis gay bernama Adam Hoover, melalui sosial medianya menyatakan bahwa dia diculik dan dibuang ke bagasi mobil. Dia juga mengatakan bahwa penculiknya berencana untuk membunuh keluarganya. Dia bahkan memberikan deskripsi dan plat nomor dari mobil penculiknya. Namun, semua hal tersebut ternyata hanyalah pura-pura dan tidak ada satupun yang tahu apa alasannya melakukan kebohongan tersebut.

Selain kedua kasus di atas, masih banyak hal ekstrim lain yang dilakukan oleh para penderita sindrom munchausen. Namun, apapun kebohongan yang dilakukan, tetap saja akan sangat merugikan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *