Menghitung Untung Rugi Investasi Saham Berjangka

By | July 13, 2017

Cara investasi reksa dana termasuk juga di dalamnya investasi saham berjangka haruslah diketahui setiap pemain di dunia investasi. Apalagi dunia investasi ini butuh perhitungan yang matang sekaligus strategi jitu untuk menentukan nilai investasi demi untuk mendapatkan keuntungan. Di Indonesia,  investasi reksa dana khususnya saham saat ini semakin seksi di mata masyarakat.

Apakah Anda juga salah satu dari mereka yang tertarik untuk menginvestasikan sejumlah uang untuk membeli saham berjangka? Jika ya, sebaiknya Anda mengetahui dulu cara menghitung untung ruginya melakukan investasi saham berjangka.

Investasi Reksa Dana

Memang dibandingkan dengan model investasi lainnya, investasi berjangka atau yang sering disebut dengan futures ini lebih menarik. Hal ini bisa dilihat dari animo masyarakat yang sangat tinggi. Saat ini, semakin banyak masyarakat yang terbuka dan akhirnya tahu keuntungan melakukan investasi saham berjangka. Apalagi semakin banyak perusahaan futures resmi yang ada di Indonesia. Itu artinya trend investasi berjangka di Indonesia ini mengalami tren positif.

Keuntungan Berinvestasi Saham Berjangka

Bagi Anda yang ingin mendapatkan passive income, tidak salah jika Anda melakukan investasi berjangka. Pasalnya, dengan model investasi yang satu ini, Anda bisa mengeluarkan modal yang sangat sedikit namun kemungkinan mendapatkan profit yang sangat tinggi.

Pada investasi berjangka ini, ada satu istilah yang harus Anda pahami,  yaitu margin. Itu artinya jarak atau rentang. Namun, sebenarnya margin ini lebih tepat disebut dengan “hutang”. Anda akan mendapatkan “hutang” dari perusahaan. Contoh sederhananya seperti ini. Jika Anda menenamkan uang sebagai modal investasi berjumlah $100, ada margin tertentu di mana Anda bisa mendapatkankan modal untuk trading di atas $100.

Biasanya, di dalam investasi saham berjangka, margin yang ditetapkan bisa hingga 10 kali lipat. Itu artinya Anda bisa melakukan trading dengan uang $1.000. Jadi, Anda mendapatkan hutang untuk melakukan trading dengan jumlah yang lebih besar, bukan? Itu artinya ada kemungkinan Anda akan mendapatkan profit yang lebih banyak.

Kelemahan Investasi Berjangka

Selain keuntungan, ada juga kerugian atau kelemahan dalam melakukan investasi berjangka ini, yaitu adanya leverage yang tinggi. Di samping ada margin yang tinggi, ada juga leverage yang tinggi. Itu artinya ada juga kemungkinain Anda mengalami loss atau rugi yang sangat banyak.

Jadi, investasi berjangka ini tidak ubahnya seperti orang berbisnis. Semakin bagus Anda menekan resiko rugi, maka semakin tinggi pula peluang Anda mendapatkan untung. Jadi, diperlukan pengetahuan yang cukup bagi Anda sebelum benar-benar melakukan investasi saham berjangka.

Selain hal di atas, Anda sebagai investor memiliki hak tertentu untuk meminta bantuan manajer investasi. Jika Anda tidak tahu, Anda perlu membaca daftar hak investor reksa dana sehingga Anda tidak akan tertipu jika ada manajer investasi yang tidak mau memberikan hak investor pada Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *